Perihal Suka Dan Duka
3 Februari 2009
Suka citamu adalah duka citamu yang menyingkapkan kedoknya
Semakin dalam duka itu menggores kedalam jiwa
Semakin mampulah jiwamu menampung bahagia
Bukankah cawan yang berisi anggurmu adalah cawan
Yang sama yang dibakar di zanur pembuatan
Barang-barang tembikar?
Dan bukankah seruling yang menenteramkan jiwamu
adalah bambu yang pernah dikerat tatkala
Ia dalam pembikinan?
Pabila kau bergembira, tengoklah ke dalam hatimu dan
akan kau temukan itulah satu-satunya yang pernah
memberimu dukacita yang tengah memberimu kesenangan
Dan pabila kau bersedih, tengoklah lagi ke dalam
hatimu dan akan kau saksikan bahwa hakikatnya
engkau sedang menangisi sesuatu yang pernah
memberimu kesenangan
Entry Filed under: Umum. .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed